h1

hanya kau…

Oktober 19, 2013

Kutunggu tiap detik, tiap menit, tiap jam…
Semalaman aku menunggu datang esok dengan cemas
Ingin terlelap tapi inderaku tak mau
Ingin kutenangkan hati tapi napasku berat
Ketika terang menggulung gelapnya malam
Aku menggeliat karena terpa angin
hatiku bersorak, antara senang atau tidak senang hanya beda tipis
Aku masih menunggu, hanya kau..hanya kau harapanku
Derit pagar itu terdengar pilu, tiap pagi kudengar suara itu
Diikuti derap langkah kaki kecilmu, mendongak impianku semalam
Aku tak ingin kecewa, apalgi terluka karena kau
Kau yang tak pernah tau inginku, mengabaikanku
Aku menunggumu dalam diam, ingin bersuara tapi inderaku tak mau
Ragamu kian dekat, aku tersenyum menyambutmu dengan hangat
Tapi…sedih melandaku, kau hanya melewatiku, seakan aku hanya onggokan sampah,
Andai kau berhati besar membantuku kembali ke tempat asalku,
Hidupku pasti dilingkupi kebahagiaan…tidak bolehkah aku bahagia menjadi sampah, kebahagiaanku berada di tempat sampah…………

h1

kelas interaksi teknik otomasi industri

Agustus 29, 2013

Tranduser adl peranti yg mengubah besaran non listrik menjadi besaran listrik..

h1

DIA

Maret 20, 2013

re_3
Apa aku masih pantas, menagih janji itu, kalaupun pantas kemana aku mencarinya…sementara ia menghilang begitu saja…bisikku dikedalaman hati.
Dia maju tiga langkah ke depan, kemudian kaki kirinya berayun melompati saluran air yang menjadi sumber irigasi bagi persawahan di kawasan pedesaan itu. Saluran air itu tidak begitu besar, lebarnya tak lebih 50 cm, tetapi air yang mengalir begitu jernih dan berkilauan.
Kedua kaki Dia mendarat mulus di pematang sawah, ia tetap berdiri tegak pada posisinya, sekali-kali tangannya bergerak membenahi rambut lurus sebahu yang berserakan tertiup angin. Sebatang pohon cemara raksasa berdiri kokoh disana, hijau rimbun layaknya raksasa hijau sedang menaungi belahan jiwanya. Sesekali burung blekok terbang berhamburan dari sela-sela ranting yang berayun perlahan, tiba-tiba saja hatiku merasa sejuk, seperti terkena tetes-tetes embun di pagi hari, lama sekali rasanya aku melewatkan pemandangan indah ini, bisikku dalam hati. Aku tersenyum untuk kesekian kalinya, kulirik jam di tangan,..”ukh sudah jam empat sore, buruan pulang nih” segera aku melangkah cepat menyusuri pematang menuju jalanan beraspal. Sinar mentari masih dengan senang hati memancarkan sinarnya, ketika aku menuruni tangga bus angkotan kota tepat di depan halaman rumahku.

h1

DIA

Maret 12, 2013

re_2
“Huh kenapa pula aku pakai acara melamun segala sih, jadinya gini deh…”jerit Dia dalam hatinya, tak kalah dengan jeritan di dada Ahsan.
Sudah dua malam ini, tiap kali Dia mau memejamkan matanya tiba-tiba saja seraut wajah Aryo muncul samar-samar di plafon kamarnya. Bagaimanapun juga Aryo adalah masa lalu, aku sudah rela ia pergi, setelah hampir satu setengah tahun aku begitu ikhlasnya melupakannya, tapi kenapa tiba-tiba dari kedalaman hatiku ini kembali memunculkan sosoknya. Tiba-tiba Dia berteriak,
“Stop bang ! aku mau turun disini…”
Ahsan menginjak rem dengan terampil, lalu menoleh ke arah Dia,
“Ini belum sampai rumahmu, kok mau turun, sedang ngigau kah? ”
Dia segera beranjak ke pintu, sambil berbicara dengan lirih, “ada urusan sebentar bang ! thanks ya, hati-hati nyopirnya ga usah ngebut, utamakan keselamatan penumpang…ok”
Dia berdiri sebentar di pinggiran sawah luas yang ditanami padi pulen yang banyak digemari masyarakat. Dari tempatnya berdiri, Dia bisa melihat hamparan persawahan yang hijau, beberapa rumah sederhana tampak asri dan tenang, setenang alam pedesaan yang jauh dari deru mesin-mesin kendaraan, tidak banyak petani yang tersisa di persawahan itu, maklum masa tanam padi sudah berakhir, kini hanya tinggal masa pemeliharaan. Hari masih siang, jarum jam ditanganku menunjukkan pukul 14.36, kebetulan hari rabu mata kuliah hanya ada satu dan sudah bubar jam 14.00 tadi.
Sesaat aku tertegun, kulihat lagi jam di tanganku pandanganku beralih 45 derajat ke kanan dari tempatku berdiri. Jantungku tiba-tiba berdetak tak berirama, teringat sebuah janji yang sampai hari ini belum ditepati.

h1

Februari 24, 2013

1. Suatu relay ladder logic diaplikasikan untuk membuka pintu ruang brankas bank sekaligus penyalaan lampu ruang tersebut. Ruangan hanya dapat dimasuki oleh lebih dari 1 orang, setiap orang diwakili sensor A,B, c. Desain ladder logicnya..

2. Apa fungsi remote terminal unit..

3. SCADA salah satunya dimanfaatkan untuk telekontrol, jelaskan maksudnya..

4. Jelaskan tentang transformator isolasi..

5. Apa perbedaan pushbutton NO dan NC..

h1

DIA

Februari 24, 2013

re_1
Brak…..
seorang gadis yang duduk di kursi tepat di belakang tempat duduk sopir minibus jalur 5 jurusan parahyangan tersentak, spontan saja..sopir minibus mendadak mengerem minibusnya tanpa mempertimbangkan para penumpang yang sedang sibuk dengan keinginannya. Gadis itu membelakkan matanya, sambil menoleh ke kiri dan kanan, lalu dengan penuh semangat bertanya pada si sopir…
“ada apa bang San?..ngagetin kita-kita nih…”
Dari kaca spion tampak muka penuh kecemasan Ahsan menyiratkan rasa bersalah, sambil menelan ludah berbisik dalam hati,..
“sial, kenapa aku berkhayal yang tidak-tidak beberapa menit lalu, sampai-sampai anak kecil menyeberang jalan nyaris mau ku tabrak..untung saja aku segera sadar kalau tidak entah apa yang terjadi…”terdengar desah nafasnya berat.
Dia masih serius memandangi wajah Ahsan dari kaca spion yang tergantung di bagian depan minibus, alis berkerut, tanda sedang menerka-nerka apa yang terjadi pada Ahsan. Dia memang paling suka duduk di kursi belakang sopir, jelas ada alasannya, bukan narsiz ato suka mabuk darat, Dia berharap orang-orang yang melihatnya di pantulan kaca itu tersenyum dalam hati, mengingat meski dalam hitungan detik, setelah mereka turun dari minibus mereka bahkan tak ingat pernah bersama di dalam satu minibus yang sama.
Sekali lagi Dia membenahi posisi duduknya dan ini kedua kalinya bertanya pada Ahsan…
“Abang ga apa-apa kan? Dia jadi was-was nih, tar malam bisa-bisa ga bisa tidur gara-gara jantungan…”
“Ga apa-apa, santai aja, nih aku cabut lagi…”kelakar sang sopir, cepat kencangkan sabuk
pengaman…hahahaa” sergah Ahsan sambil tertawa.

h1

Konfigurasi pin AT89S51

November 26, 2010

Mikrokontroler AT89S51 terdiri atas 40 pin, fungsi masing-masing pin sbb:

  1. Vcc ( pin 40 ), merupakan tegangan catu 5 volt
  2. Gnd ( pin 20 ), merupakan ground catu
  3. Port 0 ( pin 32 – 39 ), merupakan 8 bit I/O bidirectional ( dua arah ). Port 0 juga dapat dikonfigurasi sebagai bus alamat/data low byte selama proses pengaksesan program dan data eksternal. Pada mode ini port 0 memiliki pullup internal
  4. Port 1 ( pin 1-7 ), merupakan 8 bit I/O dua arahdengan internal pullup
  5. Port 2 ( pin 21-28), port 2 memiliki sifat identik dengan port 1, tetapi port 2 dapat juga digunakan sebagai jalur alamat high byte saat pengambilan data dari memori eksternal yang menggunakan alamat 16 bit
  6. Port 3 ( pin 10-17 ), port 3 juga secara garis besar memiliki sifat identik dengan P1 dan P2 namun pada P3 memiliki beberapa fungsi khusus pada masing-masing pinnya
  7. Reset ( pin 9 ), untuk me-reset program / direset ke alamat awal ( 0000H)
  8. Xtal1 ( pin 19 ), sebagai input oscillator
  9. Xtal2 ( pin 18 ), sebagai input oscillator
  10. Psen( pin 29 ), merupakan sinyal pembacaan program eksternal
  11. ALE/PROG ( pin 30 ), ALE ( address latch enable ) merupakan sinyal keluaran untuk menahan byte alamat rendah saat mengakses memori eksternal. PROG merupakan sinyal input pada saat pemrograman flash memori
  12. EA/VPP ( pin 31), jika EA dihubungkan ke Ground maka dimungkinkan untuk pengambilan program/kode dari memori eksternal, mulai alamat 0000H sampai FFFFH, jika dikoneksikan dengan VCC, mikrokontroler akan mengakses seluruh kode/perintah dari memori internal
h1

kamu pasti tertawa….hahahahahaaaaa

November 24, 2010

Baca entri selengkapnya »

h1

Sistem Mikrokontroler

November 24, 2010

Baca entri selengkapnya »

h1

belajar blog memang menyenangkan…..

November 1, 2010

Baca entri selengkapnya »